Mengenai Saya

Kebumen, Jawa Tengah

Senin, 12 Januari 2015

Logo SMP Negeri 1 Ambal

Ini merupakan Logo SMP Negeri 1 Ambal yang terbaru dan paling benar
Makna Gambar :
  1. Latar belakang gambar kelopak bunga Teratai adalah bunga lambang kehidupan.
  2. Roda warna biru sebagai kehidupan yang selalu berkesinambungan. Wujud bahwa SMP Negeri 1 Ambal merupakan wahana untuk mempersiapkan anak didik untuk mengarungi kehidupan yang selalu ada kesinambungan antara satu dengan yang lainnya.
  3. Bintang kuning sebagai lambang Ketuhanan
  4. Pena : untuk menuliskan sejarah kehidupan anak didik.
  5. Sayap : mewujudkan impian dan cita-cita anak didik
  6. Buku : sebagai sumber ilmu pengetahuan dari membaca dan menulis.
VISI, MISI , DAN PROFIL
SMP NEGERI 1 AMBAL


A.  VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH
       1.    Visi
                       
Menjadi sekolah yang unggul dalam mutu, mampu  menumbuhkan kreatifitas dengan  mengembangkan  ahlak mulia.

1.         Indikator
a.           Unggul dalam mutu, adalah :
1.     Terciptanya peningkatan mutu lulusan
        2.     Terciptanya peningkatan mutu proses pembelajaran
        3.     Terciptanya peningkatan mutu sarana prasarana
        4.     Berprestasi dalam bidang ilmu pengetahuan, olah raga dan seni
b.          Menumbuhkan keratifitas adalah :
1.     Terampil mengoperasikan perangkat teknologi .
        2.     Mampu memecahkan masalah
        3.     Mampu menumbuhkan budaya berorganisasi.
        4.     Mampu berkompetitif dalam bidang olah raga dan kesenian
c.           Mengembangkan ahlak mulia  adalah :
1.     Disiplin dan taat dalam pelaksanaan ibadah.
2.     Mengembangkan rasa nasionalisme dan patriotisme
3.     Mencintai akan kelestarian lingkungan  
4.    Mengembangkan tatakrama dan sikap saling menghormati.       

B.       MISI SMP N 1 AMBAL
a.         Meningkatnya mutu lulusan
b.         Terlaksananya pembelajaran sesuai stnadar proses pembalajaran.
c.         Meningkatnya sarana pembelajaran baik kuantitas maupun kualitasnya
d.        Terlaksananya pengembangan materi esensial untuk mapel MIPA
e.         Terlaksananya tertib administrasi dan manajemen sekolah
f.          Terciptanya  kerja sama dengan komite sekolah dan stakeholder .
g.         Meningkatnya  kemampuan penguasaan IPTEK
h.         Meningkatnya  potensi peserta didik di bidang olah raga dan seni budaya
i.           Terciptanya pengembangan  budaya daerah.
j.           Terciptanya  rasa solidaritas, patriotisme, kedisiplinan dan taggung jawab
k.         Terlaksanannya  7K
l.           Terlaksananya  penghayatan dan pengalaman ajaran agama




Jumat, 19 April 2013

CARA MENGISI LJK UN SMP TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Cara Mengisi LJK UN 2013 Anak-anak SMP N 1 Ambal, pada kesempatan kali ini Kata Ilmu akan berbagi artikel mengenai Cara mengisi LJK lembar jawaban Komputer Ujian Nasional 2013, juga akan dinformasikan mengenai bobot soal UN 2013 dan Tata tertib Peserta UN 2013, simaklah selengkapnya. Cara Mengisi LJK UN 2013 Buat Calon Peserta Ujian Nasional UN SMP Tahun 2013 agar diperhatikan pada pengisian LJK yang baik dan benar, berikut ini point-point mengisi LJK atau Lembar jawaban Komputer UN 2013: 1.Pastikan pensil yang kamu gunakan adalah pensil 2B. Banyak merek yang biasa mempunyai standar 2B, misalnya Faber Castle, Stadler 2.Siapkan juga mistar, penghapus dan juga papan untuk meletakkan lembaran jawaban. 3.Sebelum melakukan pengisian, bacalah dulu baik-baik, petunjuk pengisiannya. 4.Runcingkan pensil anda namun jangan terlalu lancip 5.Isilah kotak petunjuk, kemudian baru anda menghitamkan bulatan yang ada dibawahnya. 6.Cara menghitamkan bulatan, kalian mulai dari titik tengah bulatan, bukan dari luar, kemudian diputar hinga kebatas lingkaran (jangan melewati lingkaran) 7.Jika ternyata kurang hitam, runcingkan pensil anda dan ulangi langkah 6 hingga lingkaran benar-benar hitam karena dalam pengisian LJK tingkat kehitamanlah yang paling utama. 8.Jangan mengotori atau mencoret-coret lembaran karena sangat berpengaruh sekali pada saat analisa LJK. 9.Bubuhkan tanda tangan anda, jangan melewati kotak yang disediakan 10.Jangan lupa memeriksa kembali lembar jawaban anda sebelum dikumpulkan. 11.Tunggu dan amati Pengawas saat memasukkan LJK dan menutup sampul LJK dengan benar. ljk un Bobot Soal Sulit UN 2013 20% UN tahun 2013 mengalami sejumlah perubahan. Mulai dari bertambahnya variasi soal yang sebelumnya hanya berjumlah lima, kini menjadi 20 variasi soal, hingga digunakannya sistem barcode pada naskah soal dan lembar jawaban UN (LJUN). Tidak hanya itu, komposisi bobot soal juga berubah. Komposisi Soal UN 2012 10%: Mudah 80%: Sedang 10%: Sulit Komposisi soal UN 2013 10%: Mudah 70%: Sedang 20%: Sulit. Tata Tertib peserta UN 2013 Sesuai dengan peraturan Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional tahun pelajaran 2012/2013 atau Peraturan Pos UN 2013 BNSP, berikut ini tata tertib peserta UN 2013: 1.Peserta UN memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 (lima belas) menit sebelum UN dimulai. 2.Peserta UN yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti UN setelah mendapat izin dari ketua Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/ Madrasah/ Pendidikan Kesetaraan, tanpa diberi perpanjangan waktu. 3.Peserta UN dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan. 4.Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di dalam ruang kelas di bagian depan. 5.Peserta UN membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B, penghapus, penggaris, dan kartu tanda peserta ujian. 6.Peserta UN mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan. 7.Peserta UN mengisi identitas pada LJUN secara lengkap dan benar serta menandatangani pernyataan “mengerjakan UN dengan jujur”. 8.Peserta UN yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUN dapat bertanya kepada pengawas ruang UN dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu. 7.Peserta UN mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian.Selama UN berlangsung, peserta UN hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang UN. 8.Peserta UN yang memperoleh naskah soal/LJUN yang cacat atau rusak, maka naskah soal dan LJUN tersebut diganti dengan satu set naskah soal cadangan yang terdapat di ruang tersebut atau di ruang lain. 9.Peserta UN yang tidak memperoleh naskah soal/LJUN karena kekurangan naskah, maka peserta yang bersangkutan diberikan satu set naskah soal dan LJUN cadangan yang terdapat di ruang lain atau sekolah/madrasah yang terdekat. 10.Peserta UN yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti UN pada mata pelajaran yang terkait. 11.Peserta UN yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu UN berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian. 12.Peserta UN berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian. 13.Selama UN berlangsung, peserta UN dilarang: a. menanyakan jawaban soal kepada siapa pun; b. bekerjasama dengan peserta lain; c. memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal; d. memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain; e. membawa naskah soal UN dan LJUN keluar dari ruang ujian; f. menggantikan atau digantikan oleh orang lain. SELAMAT MENGIKUTI UJIAN DENGAN BAIK. TUHAN SELALU MEMBERIKAN YANG TERBAIK UNTUK UMATNYA YANG SELALU MAU BERUSAHA DAN BERSERAH PADANYA. AMIN

Kamis, 29 November 2012

No NISN semua tingkat di seluruh Indonesia dan nama kabupaten di Indonesia

NO NISN ( Nomer Induk Siswa Nasional) untuk SD/MI, SMP/Mts, SMA/SMK/MA bisa dilihat secara online di situs http://nisn.jardiknas.org/data.php dengan cara memasukkan data sesuai tempat tinggal. seperti nama - nama kabupaten di indonesia di bawah ini.
Salam sukses buat pengunjung semua, sebelumnya kami segenap crew sanggarseo mengucapkan selamat tahun baru 2012 semoga kedepan pendidikan di Indonesia semakin berkualitas dan bisa bersaing di dunia pendidikan International. Sehubungan dengan ketidaknyamanan Infomasi ini kami mohon maaf karena pada tanggal 01 Januari 2012 Situs http://dapodik.org/ sudah di tutup secara resmi dan situs itu hanya Di gunakan untuk arsip saja.
Data NISN sekarang di kelola oleh situs resmi kemdiknas untuk itu jika anda ingin melihat dan mengakses situs resmi kemendiknas silahkan klik situs http://nisn.data.kemdiknas.go.id/Siswa/Data . informasi ini akan kami update untuk mempermudah dalam mencari data NISN yang anda cari. Kunjungi terus blog kami untuk mendapatkan update terbaru informasi ini.
Berikut cara mencari NISN terbaru :
Kunjungi situs resmi NISN terbaru  http://nisn.data.kemdiknas.go.id/Siswa/Data. 
kemudian di dekstop anda akan muncul gambar di bawah ini .
Kolom diatas di gunakan untuk mengecek NISN anda apakah sudah benar atau belum data anda sesuai NISN. Langkah selanjutnya klik bagian Pencarian bedasarkan nama maka di dekstop anda akan muncul gambar atau tampilan seperti dibawah ini :
 Silahkan masukkan nama lengkap siswa , tempat tanggal lahir dan tanggal lahir siswa kemudian klik tombol Cari. Tunggu beberapa saat maka NISN anda akan keluar. Apabila Hasilnya Kosong maka ketik ulang mungkin ada yang salah ketika memasukkan data siswa yang bersangkutan. Kalau memang NISN yang anda cari tidak ketemu kemungkinan data yang anda masukkan tidak sama ketika anda mendaftarkan NISN di Diknas setempat. Kasus tersebut banyak terjadi ketika nisn keluar banyak data salah salah baik dati nama , tanggal lahir dan tempat lahir hal itu menyebabkan hasil pencarian kosong. B
Bila anda menemui hal yang sama silahkan kunjungi Dinas terkait untuk konsultasi tentang NISN tersebut. Semoga Bermanfaat

Senin, 06 Juni 2011

Penulisan Karya Tulis


PETUNJUK PUNYUSUNAN KARYA TULIS

1.      Halaman Judul
Halaman judul ditulis sama dengan halaman sampul luar hanya bedanya sampul luar tidak diberi halaman (i) atau urutan halaman dimulai dari halaman judul/sampul dalam. Dan memuat:
a.       Judul
b.      Maksud dan tujuan penulisan
c.       Nama Penyusun, terdiri;
Ø  Nama kelompok
Ø  Kelas
Ø  Susunan kelompok; Ketua, Sekretaris dan anggota
d.      Nama Sekolah
e.       Tahun Pelajaran

2.      Halaman Pengesahan
Halaman pengesahan berisi tentang;
a.       Nama lembaga yang mengesahkan
b.      Tujuan penulisan
c.       Tempat, tanggal, bulan dan tahun
d.      Nama dan tanda tangan Pembimbing dan diketahui oleh kepala sekolah

3.      Motto dan Persembahan
a.       Berisi Slogan/semboyan atau kata-kata mutiara
b.      Persembahan berisi; kepada siapa saja karya tulis ini dipersembahkan

4.      Kata Pengantar
Kata pengantrar  berisi;
a.       Ucapan syukur
b.      Ucapan terimakasih
c.       Tujuan penulisan karya tulis
d.      Harapan-harapan
e.       Hambatan dalam penyusunan

5.      Daftar isi
Lembaran ini berisi tentang lembaran-lembaran dari judul dalam sampai dengan lampiran yang disertai urutan halaman.

6.      Pendahuluan
Gagasan pokok yang ada pada pendahuluan ini adalah;
a.       Latar belakang masalah
b.      Ruang lingkup masalah
c.       Tujuan penulisan
d.      Sistematika penulisan

7.      Isi Karya Tulis
Bagian ini menguraikan secara detail tentang;
a.       Latar belakang adanya obyek yang diamati
b.      Tujuan dari pendirian obyek
c.       Manfaat
d.      Isi dari obyek yang diamati secara rinci.

8.      Penutup (Kesimpulan dan Saran)
a.      Kesimpulan ;
Berisi kesimpulan secara umum tentang materi tulisan dari hasil pengamatan secara singkat tapi mewakili dari semua aspek.
b.      Saran ;
Berisi saran tentang kekurangan yang terdapat pada obyek pengamatan dan juga pelaksanaan kegiatan study wisata. Dan memberikan saran yang masuk akal, demi kebaikan semuanya.

9.      Daftar Pustaka

10.  Lampiran.

Catatan :
1.      Penyuunan Karya Tulis harap diketik manual atau diketik Komputer.
2.      Penulisan dengan menggunakan Font Times New Roman 12 dengan spasi 1,5
3.      Penyusunan disusun oleh kelompok dengan anggota sebanyak 5atau 6 orang
4.      Pengumpulan paling lambat Senin, 25 Juli 2011

Jumat, 27 Mei 2011

Sudahkah Anda Memiliki Inteligensi Kolektif?

KOMPAS.com - Seorang teman yang bertanggung jawab menangani divisi sumber daya manusia di sebuah universitas, mengeluhkan betapa para ilmuwan, dosen, bahkan profesor, sangat sulit bekerja sama. Teman lain, yang bekerja di rumah sakit, ternyata mempunyai keluhan yang sama.
Di satu sisi organisasi berjuang keras untuk mendapatkan individu terbaik dan terpintar, namun di sisi lain saat orang-orang pintar ini berkumpul, proses diskusi malah menjadi lebih alot dan bahkan bisa tidak menghasilkan apa-apa. Bukankah kita memang sering merasakan bahwa kerja tim malahan bisa jadi tidak lancar bila beranggotakan orang-orang pintar?
Dalam kesebelasan sepak bola, kumpulan para bintang bisa tidak membentuk tim yang hebat. Tim elit top manajemen perusahaan yang berisi orang-orang pintar pun seringkali punya masalah untuk bersinergi. Bukankah tim Obama juga disebut sebagai “too many brains team”, namun kerap dikritik karena lamban dalam mengambil keputusan? Bagaimana kita menyikapi dan menyiasati hal ini?

Usaha untuk memperkuat koordinasi, menebalkan kohesi serta sinergi terus-menerus kita dengar dan bicarakan. Berbagai program pelatihan, camp dan outbound dilakukan agar individu lebih bersatu dan saling memahami satu sama lain. Namun, tetap banyak yang mengeluhkan betapa sinergi tetap saja seolah tertahan dan tidak terjadi.
Tidak jarang terjadi, dalam sesi-sesi brainstorming yang dilakukan orang-orang pintar, ide-ide yang muncul seringkali terasa tertahan dan bahkan basi. Kinerja kolektif yang di atas kertas semestinya lebih baik dari rata-rata kehebatan masing-masing individu, malahan berkinerja di bawah rata-rata. Sebaliknya, ada kelompok yang anggotanya biasa-biasa saja, namun ketika membentuk tim malah bisa menghasilkan prestasi luar biasa yang bahkan membuat kejutan bagi anggotanya sendiri.
Apa rahasianya sehingga sebuah tim, apalagi tim yang terdiri atas para bintang, bisa menunjukkan kinerja kinclong dan smart? Bagaimana menumbuhkan kekuatan “collective intelligence” yang disebut-sebut bisa melipatgandakan prestasi dan menjadi faktor kunci dari keberhasilan suatu tim dan organisasi?

Kolaborasi dan peduli

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa kinerja sebuah kelompok dalam membuat tugas semacam puzzle, brainstorming, dan negosiasi, lebih baik daripada hasil kerja masing-masing individunya. Ketika diteliti lebih jauh, ternyata kekuatan yang dihasilkan oleh kelompok tidak banyak kaitannya dengan kohesi, kedekatan interpersonal, motivasi, maupun kepuasan individu, namun lebih dipengaruhi faktor care atau kepedulian. Setiap individu tidak hanya peduli pada keberhasilan tugas dan peran pribadinya, namun ingin rekannya juga berhasil. Bila kegiatan team-building dan outbound yang dilakukan baru semata mempererat kohesi, merekatkan hubungan interpersonal kelompok, namun belum menyentuh suasana hati dan ego dari masing-masing individu, kita tidak bisa berharap banyak bahwa kegiatan itu akan betul-betul bisa membawa dampak positif sekembalinya mereka ke tempat kerja.

Orang-orang yang cerdas dan berprestasi kita lihat mempunyai kemauan yang keras. Selain itu, individunya juga sangat percaya pada prinsip dan pendapatnya sendiri. Ini adalah kekuatan, namun sekaligus berpotensi menjadi sumber perpecahan dalam kelompok. Hanya bila individu menyadari kekuatan dan peran dirinya, sambil melihat kekuatan dan peran orang lain, kemudian terbuka mata dan pikirannya untuk berkolaborasi mencapai tujuan bersama, barulah bisa timbul percikan sinergi. Kuncinya adalah kesadaran bahwa tidak ada anggota tim yang bisa sukses tanpa memastikan kesuksesan orang lain. Jadi tugas kita adalah membuat orang lain bisa melakukan perannya dengan baik dan membuat orang lain terlihat baik, bukan malah menjatuhkannya. Ini tentu keyakinan yang perlu dibangun dengan fokus pada tujuan bersama dan keberhasilan bersama.

Terobos dinding ego
Dalam suatu perusahaan, individu-individu yang berkinerja bagus dipromosikan menjadi direksi. Di luar dugaan, tim yang tadinya solid ini malahan tiba-tiba tidak menghasilkan kinerja yang cemerlang lagi. Walaupun tidak berkonflik terbuka, terasa hubungan menjadi dingin dan setiap individu terkesan tetap bersikeras dengan gaya dan keahlian masing-masing. Suasana terasa hambar, bahkan enggan berkomunikasi satu sama lain. Ketika tim menemui jalan buntu dan akhirnya masing-masing berkesempatan membuka hati, barulah hubungan mencair dan komunikasi menjadi lebih tulus untuk bersatu dan menolong satu sama lain. Ternyata, individu yang berprestasi pun perlu juga digelitik kepekaan sosialnya, sehingga kembali bisa melihat lebih obyektif dan lebih mampu mendengar lebih aktif.

Teman saya berkomentar, “Orang-orang pintar, biasanya egonya juga sama-sama kuat.” Benarkah ini? Kita memang kerap melihat bahwa kerasnya ego individu bahkan mewarnai berbagai konflik skala nasional yang disorot media, entah itu kisruh PSSI, perseteruan anggota dewan yang terhormat, atau juga di jajaran kabinet. Bisa jadi, karena ego pribadi masih mendominasi, collective intelligence jadi sulit terwujud.
Dari sinilah kita bisa melihat bahwa individu yang inteligen belum tentu bisa membangun inteligensi kolektif. Individu yang mampu menumbuhkan inteligensi kolektif biasanya menjaga kepekaannya, banyak memperhatikan kebutuhan orang lain, berusaha tidak mendominasi pembicaraan walaupun sebenarnya ahli dalam topik pembicaraannya, sambil benar-benar mendekatkan hatinya dengan tim.

Dengan individu-individu yang berprestasi, dialog satu sama lain sangat penting, baik itu formal dan informal. Perlu ada keterbukaan yang tulus. Kita bisa membicarakan tugas atau proyek tertentu, tetapi spirit untuk menjaga kebersamaan perlu berakar di dasar kepribadian individu. Kita tidak bisa lagi memandang aspek emosional sebagai aspek penghambat prestasi. Justru pada orang yang sudah berprestasi, aspek emosilah yang mempengaruhi mental dan spiritnya. Itulah sebabnya pemimpin dari kelompok berprestasi ini selalu menggunakan pendekatan kembar, yaitu tugas dan hubungan interpersonal. Hanya melalui pendekatan yang dalam inilah trust bisa dikembangkan, berdampingan dengan good-will organisasi.

(Eileen Rachman/Sylvina Savitri, EXPERD Consultant)

Senin, 25 April 2011

Pelaksanaan UN

Hari Senin, 25 April 2011, dimulailah Ujian Nasional yang ditunggu kedatangannya oleh semua siswa klas IX SMP/Mts. Tidak terkecuali anak-anak SMP N 1 Ambal. Dengan mantap mereka memulai mengerjakan soal-soal hari pertama Mapel Bahasa Indonesia.