Mengenai Saya

Kebumen, Jawa Tengah

Kamis, 18 Januari 2018

PETUNJUK PUNYUSUNAN KARYA TULIS
KELAS VIII
SMP NEGERI 1 AMBAL tahun pelajaran 2017-2018


1.      Halaman Judul
Halaman judul ditulis sama dengan halaman sampul luar hanya bedanya sampul luar tidak diberi halaman (i) atau urutan halaman dimulai dari halaman judul/sampul dalam. Dan memuat:
a.       Judul
b.      Maksud dan tujuan penulisan
c.       Nama Penyusun, terdiri;
Ø    Nama kelompok
Ø    Kelas
Ø    Susunan anggota kelompok
Ø    NIS
d.      Nama Sekolah
e.       Tahun Pelajaran

2.      Halaman Pengesahan
Halaman pengesahan berisi tentang;
a.       Nama lembaga yang mengesahkan
b.      Tujuan penulisan
c.       Tempat, tanggal, bulan dan tahun
d.      Nama dan tanda tangan Pembimbing dan diketahui oleh kepala sekolah

3.      Motto
     Berisi Slogan/semboyan atau kata-kata mutiara

4.   Persembahan
Persembahan berisi; kepada siapa saja karya tulis ini dipersembahkan

5.      Kata Pengantar
Kata pengantrar  berisi;
a.       Ucapan syukur
b.      Ucapan terimakasih
c.       Tujuan penulisan karya tulis
d.      Harapan-harapan
e.       Hambatan dalam penyusunan

6.      Daftar isi
Lembaran ini berisi tentang lembaran-lembaran dari judul dalam sampai dengan lampiran yang disertai urutan halaman.

7.      BAB I Pendahuluan
Gagasan pokok yang ada pada pendahuluan ini adalah;
a.       Latar belakang masalah
b.      Ruang lingkup masalah
c.       Tujuan penulisan
d.      Sistematika penulisan
      Isi Sistematika ini adalah :
Ø  Judul
Ø  Lembar Pengesahan
Ø  Motto
Ø  Persembahan
Ø  Kata Pengantar
Ø  Daftar Isi
Ø  BAB I Pendahuluan
·         Latar belakang masalah
·         Ruang lingkup masalah
·          Tujuan penulisan
·         Sistematika penulisan
Ø  BAB II Jatim Park
·         Latar belakang adanya obyek yang diamati
·         Tujuan dari pendirian obyek
·         Manfaat
·         Isi dari obyek yang diamati secara rinci.
Ø  BAB III Air Terjun Cubanrondo/Batu Night Spectacular/Wisata Petik Apel
·         Latar belakang adanya obyek yang diamati
·         Tujuan dari pendirian obyek
·         Manfaat
·         Isi dari obyek yang diamati secara rinci
Ø  BAB IV Penutup
·         Kesimpulan
·         Saran
Ø  Daftar Pustaka
Ø  Lampiran berisi foto lokasi masing-masing 3 lembar lokasi dan 1 foto kelompok dengan latar belakang lokasi yang dilaporkan.

7.      Isi Karya Tulis
Bagian ini menguraikan secara detail tentang;
a.       Latar belakang adanya obyek yang diamati
b.      Tujuan dari pendirian obyek
c.       Manfaat
d.      Isi dari obyek yang diamati secara rinci.

8.      Penutup (Kesimpulan dan Saran)
a.      Kesimpulan ;
Berisi kesimpulan secara umum tentang materi tulisan dari hasil pengamatan secara singkat tapi mewakili dari semua aspek.
b.      Saran ;
Berisi saran tentang kekurangan yang terdapat pada obyek pengamatan dan juga pelaksanaan kegiatan study wisata. Dan memberikan saran yang masuk akal, demi kebaikan semuanya.

9.      Daftar Pustaka
Dituliskan sumber-sumber bahan yang didapat, baik dari Pemandu lokasi, buku-buku panduan, artikel-artikel dari internet.



10.  Lampiran.
Dalam  lampiran diisi gambar objek/lokasi minimal 4 gambar di mana salah satu gambar ada foto kelompok dengan latar belakang lokasi.

Catatan :
1.      Penyuunan Karya Tulis harap diketik Komputer yang sebelumnya ditulis tangan sebagai konsep yang diajukan terlebih dahulu untuk disetujui oleh pembimbing (ditulis dalam folio dengan bullpen)
2.      Format huruf dengan menggunakan Font Times New Roman 12 dengan spasi 1,5
3.   Margin atas, bawah, kanan 2.5cm. Dan margin kiri 3.5cm.
4.   Dalam  lampiran diisi gambar objek/lokasi minimal 4 gambar di mana salah satu gambar ada foto kelompok dengan latar belakang lokasi.
5.   Penyusunan disusun oleh kelompok dengan anggota sebanyak 6 atau 7 orang
6.      Pengumpulan paling lambat 30 Mei 2018
7.   Penjelasan lebih lanjut akan diberikan pasa saat pengajuan konsep.

Sabtu, 16 Desember 2017

REMIDI PAS 

Kelas VIII Semester 1
Tahun Pelajaran 2017/2018 

  1. Buatlah kumpulan macam-macam Poster dan Iklan !
  2. Carilah Macam Kalimat majemuk dan penjelasannya !
Catatan :
  • Materi disusun dalam bentuk Kliping  Boleh Print out atau Tulisan tangan (tidak diterima jika fotocopian)
  • Diberi identitas Nama, No absen, dan Kelas 
  • Dikumpulkan paling lambat pada hari Rabu 20 Desember 2017  
MATERI REMIDI

UAS KELAS IX Semester 1 
Tahun Pelajaran 2017/2018

  1. Buatlah Kumpulan tentang Macam, Fungsi, dan Makna Afiks dalam Bahasa Indonesia !
  2. Carilah Macam dan Fungsi Tanda-tanda Baca dalam Bahasa Indonesia !

Catatan :
  • Tugas ini dikumpulkan paling lambat pada hari Selasa 19 Desember 2017 
  • disusun dalam bentuk kliping yang ditandai dengan adanya Identitas Penyusun (Nama, No Absen, dan Kelas)
  • Tugas dikumpulkan dalam bentuk Print out atau Tulisan Tangan (Tidal  diterima jika dalam bentuk fotokopian)
Selamat mengerjakan !!!

Senin, 12 Desember 2016

PETUNJUK PUNYUSUNAN KARYA TULIS 2016

PETUNJUK PUNYUSUNAN KARYA TULIS
KELAS VIII
SMP NEGERI 1 AMBAL tahun pelajaran 2016-2017


1.      Halaman Judul
Halaman judul ditulis sama dengan halaman sampul luar hanya bedanya sampul luar tidak diberi halaman (i) atau urutan halaman dimulai dari halaman judul/sampul dalam. Dan memuat:
a.       Judul
b.      Maksud dan tujuan penulisan
c.       Nama Penyusun, terdiri;
Ø    Nama kelompok
Ø    Kelas
Ø    Susunan anggota kelompok
Ø    NIS
d.      Nama Sekolah
e.       Tahun Pelajaran

2.      Halaman Pengesahan
Halaman pengesahan berisi tentang;
a.       Nama lembaga yang mengesahkan
b.      Tujuan penulisan
c.       Tempat, tanggal, bulan dan tahun
d.      Nama dan tanda tangan Pembimbing dan diketahui oleh kepala sekolah

3.      Motto
     Berisi Slogan/semboyan atau kata-kata mutiara

4.   Persembahan
Persembahan berisi; kepada siapa saja karya tulis ini dipersembahkan

5.      Kata Pengantar
Kata pengantrar  berisi;
a.       Ucapan syukur
b.      Ucapan terimakasih
c.       Tujuan penulisan karya tulis
d.      Harapan-harapan
e.       Hambatan dalam penyusunan

6.      Daftar isi
Lembaran ini berisi tentang lembaran-lembaran dari judul dalam sampai dengan lampiran yang disertai urutan halaman.

7.      BAB I Pendahuluan
Gagasan pokok yang ada pada pendahuluan ini adalah;
a.       Latar belakang masalah
b.      Ruang lingkup masalah
c.       Tujuan penulisan
d.      Sistematika penulisan
      Isi Sistematika ini adalah :
Ø  Judul
Ø  Lembar Pengesahan
Ø  Motto
Ø  Persembahan
Ø  Kata Pengantar
Ø  Daftar Isi
Ø  BAB I Pendahuluan
·         Latar belakang masalah
·         Ruang lingkup masalah
·          Tujuan penulisan
·         Sistematika penulisan
Ø  BAB II Observatorium Bosccha / PP Iptek / Gedung KAA
·         Latar belakang adanya obyek yang diamati
·         Tujuan dari pendirian obyek
·         Manfaat
·         Isi dari obyek yang diamati secara rinci.
Ø  BAB III PP Iptek / Gedung KAA / Observatorium Bosccha
·         Latar belakang adanya obyek yang diamati
·         Tujuan dari pendirian obyek
·         Manfaat
·         Isi dari obyek yang diamati secara rinci
Ø  BAB IV Penutup
·         Kesimpulan
·         Saran
Ø  Daftar Pustaka
Ø  Lampiran berisi foto lokasi masing-masing 3 lembar lokasi dan 1 foto kelompok dengan latar belakang lokasi yang dilaporkan.

7.      Isi Karya Tulis
Bagian ini menguraikan secara detail tentang;
a.       Latar belakang adanya obyek yang diamati
b.      Tujuan dari pendirian obyek
c.       Manfaat
d.      Isi dari obyek yang diamati secara rinci.

8.      Penutup (Kesimpulan dan Saran)
a.      Kesimpulan ;
Berisi kesimpulan secara umum tentang materi tulisan dari hasil pengamatan secara singkat tapi mewakili dari semua aspek.
b.      Saran ;
Berisi saran tentang kekurangan yang terdapat pada obyek pengamatan dan juga pelaksanaan kegiatan study wisata. Dan memberikan saran yang masuk akal, demi kebaikan semuanya.

9.      Daftar Pustaka
Dituliskan sumber-sumber bahan yang didapat, baik dari Pemandu lokasi, buku-buku panduan, artikel-artikel dari internet.



10.  Lampiran.
Dalam  lampiran diisi gambar objek/lokasi minimal 4 gambar di mana salah satu gambar ada foto kelompok dengan latar belakang lokasi.

Catatan :
1.      Penyuunan Karya Tulis harap diketik Komputer yang sebelumnya ditulis tangan sebagai konsep yang diajukan terlebih dahulu untuk disetujui oleh pembimbing (ditulis dalam folio dengan bullpen)
2.      Format huruf dengan menggunakan Font Times New Roman 12 dengan spasi 1,5
3.   Margin atas, bawah, kanan 2.5cm. Dan margin kiri 3.5cm.
4.   Dalam  lampiran diisi gambar objek/lokasi minimal 4 gambar di mana salah satu gambar ada foto kelompok dengan latar belakang lokasi.
5.   Penyusunan disusun oleh kelompok dengan anggota sebanyak 6 atau 7 orang
6.      Pengumpulan paling lambat 31 Januari 2017
7.   Penjelasan lebih lanjut akan diberikan pasa saat pengajuan konsep.

Selasa, 23 Juni 2015

Kaldik SMP/Madrasah Tahun Pelajaran 2015-2016



Tujuan Program Resertifikasi Guru


Resertifikasi Guru, istilah yang cukup lama namun cukup keren kalau kita cermati kalimatnya, seakan bahasa atau istilah baru, namun Resertifikasi Guru ini juga menjadi salah satu Design Direktor Jendral Guru dan tenaga kependidikan,(GTK ) dalam Tata Kelola Guru,  Menyikapi apa yang sampaikan Ditjen GTK Sumarna Surapranata. Pranata (laman resmi kemdikbud), tentang desain tata kelola guru yang akan dijalankan Kemendikbud kedepannya, salah satunya dalam pembinaan dan pengembangan guru dan tenaga kependidikan. Bentuk pembinaan dan pengembangan tersebut antara lain Uji Kompetensi Guru (UKG), Penilaian Kinerja Guru (PKG), Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), dan Resertifikasi Guru (RSG).

Program resertifikasi ( pensertifikatan ulang atau sertifikasi kedua) yang disampaikan FX Sudarsono (UNY).  Dari pernyataan pejabat pendidikan sebagaimana telah disebut di depan, ternyata cukup banyak guru yang tidak layak mengajar. Pemerintah kabupaten dan kota tidak dapat mengambil kebijakan untuk memutuskan hubungan kerja atau mempercepat pensiun demi alasan kemanusiaan dan akan menimbulkandampak sosial yang dapat merugikan masyarakat.

Oleh karena itu kebijakan cerdas yang harus diambil adalah bagi mereka yang ingin tetap menjadi guru wajib untuk mengambil sertifikat kompetensi ulang,sedang mereka yang tidak bermaksud menjadi guru atau alih profesi dapat mengambil program non-guru dalam bidang kependidikan dengan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat.

Jika di antara guru yang menempuh ulang uji kompetensi ternyata memang tidak layak, barulah diambil kebijakan untuk memberikan kesempatan mengikuti pendidikan ulang agar dapat lulus uji kompetensi ulang ,memberi pensiun dan atau dipindah ke pekerjaan non guru.


Tujuan Program Resertifikasi Guru
Perlindungan terhadap konsumen (peserta didik) dan stakeholder lainnya sangat penting, karena jika guru salah atau keliru dalam mendidik dan menyampaikan konsep, akan menyebabkan kerugian bagi anak di kemudian hari dan juga bagimasyarakat. Mungkin perlu juga dipikirkan kebijakan dalam peraturan kenaikan jabatan guru untuk mengambil sertifikat mengajar ulang yang tarafnya lebih tinggi sesuai dengan jabatan yang akan diembannya.

Hal ini didasarkan pada perbedaan tugas dan fungsi jabatan guru yang sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No.26/Menpan/1989 pasal 3 yang membedakan tiga kelompok guru,yaitu;
 a) guru pratama dan guru muda,
b) guru madya dan guru dewasa,dan
c) guru pembinan dan guru utama.

Oleh karena itu seharusnya kenaikan jabatan diikuti dengan peningkatan kompetensi agar mampu melaksanakan tugasnya yang semakin kompleks dan meningkat kesulitannya.Atas dasar paparan ini maka Program resertifikasi Guru dapat diperuntukan bagi :

Guru yang dinyatakan tidak/kurang layak mengajar berdasarkan penilaian pejabat pendidikan

Dnas kabupaten dan kota dan atau oleh lembaga evaluasi terakreditasi.

Guru yang ingin mengajar pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi .

Guru yang ingin mengajar bidang keilmuan di luar tugas pokoknya atau berganti tugas pokok bidang studi yang diajarnya

Guru yang akan naik jabatan ke jabatan yang lebih tinggi.

Guru yang telah lama meninggalkan tugasnya sebagai guru dan bermaksud kembali bekerja sebagai guru.

Dengan adanya kebutuhan nyata tersebut maka keberadaan lembaga sertifikasi menjadi penting. Keberadaan lembaga sertifikasi dapat di dalam lingkup atau payung LPTK terakreditasi, maupun di luar LPTK. Kerjasama kemitraan antara institusi penghasil guru, pembina guru dan pemerintah kabupaten dan kota sangat diperlukan dalam memberikan pelayan optimal kepada guru dan masyarakat penggunaguru yang ingin agar guru yang mengajar anaknya benar-benar berkualitas.